Bagi pendaki dan backpacker, memilih tenda yang tepat bukan hanya soal desain atau kapasitas. Berat, ukuran saat dilipat, ketahanan terhadap hujan, kemudahan mendirikan tenda, hingga harga menjadi beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membawa perlengkapan ke gunung.
Salah satu tenda yang cukup populer di kalangan pencinta kegiatan outdoor adalah Naturehike Cloud Up 2. Tenda ini menawarkan konsep ultralight dengan kapasitas 1 sampai 2 orang, konstruksi yang relatif sederhana, serta material yang dirancang untuk mengurangi beban bawaan.
Menariknya, Cloud Up 2 hadir dalam beberapa varian, termasuk versi 20D dan 210T. Perbedaan material tersebut membuat bobot, ketahanan, dan harga setiap varian bisa berbeda. Karena itu, penting untuk memperhatikan varian yang dipilih sebelum membeli.
Pada artikel ini, kita akan membahas review Naturehike Cloud Up 2 secara lebih lengkap, mulai dari desain, berat, material, kapasitas, ketahanan terhadap hujan, kemudahan pemasangan, kelebihan, kekurangan, hingga siapa yang paling cocok menggunakan tenda ini.
Apa Itu Naturehike Cloud Up 2?

Naturehike Cloud Up 2 merupakan tenda backpacking berkapasitas 1 sampai 2 orang yang mengutamakan bobot ringan dan ukuran kemasan yang ringkas.
Naturehike sendiri memposisikan Cloud Up 2 sebagai tenda serbaguna untuk hiking, backpacking, trekking, hingga kegiatan outdoor lainnya. Versi 20D menggunakan material nylon berlapis silikon dan memiliki perlindungan waterproof hingga PU 4.000 mm pada flysheet dan bagian lantainya.
Konsep tersebut membuat Cloud Up 2 menarik bagi pendaki yang ingin mengurangi berat carrier tanpa harus langsung membeli tenda ultralight kelas premium yang harganya jauh lebih mahal.
Dari sisi desain, tenda ini menggunakan konstruksi double layer yang terdiri dari inner tent dan flysheet. Inner memiliki bagian mesh untuk membantu sirkulasi udara, sedangkan flysheet memberikan perlindungan tambahan dari hujan dan kondisi cuaca di luar.
Desain dan Konstruksi
Salah satu daya tarik Cloud Up 2 adalah desainnya yang minimalis. Tenda dibuat dengan bentuk yang cukup aerodinamis sehingga tidak membutuhkan terlalu banyak komponen ketika dipasang.
Versi 20D memiliki ukuran sekitar 210 cm panjang dengan lebar inner 125 cm dan tinggi sekitar 100 sampai 105 cm, tergantung versi dan sumber spesifikasinya. Ukuran ketika dilipat sekitar 40 x 13 cm sehingga cukup mudah dimasukkan ke dalam carrier.
Cloud Up 2 menggunakan frame aluminium yang membantu menjaga bobot tetap rendah sekaligus memberikan struktur yang cukup kuat untuk kegiatan hiking dan backpacking.
Konstruksi freestanding pada versi yang tercantum di spesifikasi Naturehike juga membuat proses pemasangan relatif sederhana. Sistem frame yang sudah terhubung membantu mempercepat proses mendirikan tenda.
Bagi pendaki yang sering melakukan perjalanan dengan waktu terbatas, desain seperti ini menjadi keuntungan tersendiri.
Bobot Ringan untuk Pendakian

Inilah salah satu alasan utama Cloud Up 2 banyak dilirik.
Pada varian 20D, beberapa sumber resmi Naturehike mencantumkan bobot trail sekitar 1,5 kg dengan bobot total kemasan sekitar 1,76 kg. Sementara spesifikasi versi tertentu dapat sedikit berbeda tergantung konfigurasi dan aksesori yang disertakan.
Bobot tersebut cukup menarik untuk tenda dua orang.
Namun perlu dipahami bahwa istilah ultralight tidak selalu berarti tenda ini merupakan tenda paling ringan di pasaran. Naturehike sendiri memiliki varian Cloud Up 2 10D yang bobotnya lebih rendah, sedangkan Cloud Up 2 20D lebih mengutamakan keseimbangan antara bobot dan ketahanan material.
Untuk pendaki yang baru mulai memperhatikan berat perlengkapan, Cloud Up 2 20D bisa menjadi titik tengah yang menarik.
Material 20D Silicone Nylon
Salah satu komponen penting pada Cloud Up 2 adalah material 20D silicone-coated nylon.
Material ini digunakan pada flysheet dan lantai tenda pada versi 20D. Penggunaan nylon dengan lapisan silikon memungkinkan tenda memiliki bobot yang relatif ringan sekaligus memberikan perlindungan terhadap air.
Angka 20D mengacu pada ukuran denier dari material. Semakin kecil angka denier, umumnya material dapat dibuat lebih ringan, tetapi bukan berarti angka tersebut sendirian menentukan keseluruhan daya tahan sebuah tenda.
Dalam penggunaan outdoor, cara memasang dan merawat tenda juga sangat menentukan umur material.
Karena menggunakan material yang relatif tipis untuk mengejar bobot rendah, pengguna tetap perlu berhati-hati ketika mendirikan tenda. Hindari menyeret material di atas permukaan kasar dan gunakan footprint dengan benar untuk membantu melindungi bagian bawah tenda.
Ketahanan Terhadap Hujan
Untuk pendakian di Indonesia, kemampuan tenda menghadapi hujan tentu menjadi salah satu pertimbangan paling penting.
Cloud Up 2 20D memiliki rating waterproof PU 4.000 mm pada flysheet dan lantai berdasarkan spesifikasi Naturehike Japan.
Naturehike juga mencantumkan waterproof protection 4.000 mm pada versi Cloud Up 2 20D di situs resminya, bersama dengan taped seams untuk membantu meningkatkan perlindungan terhadap air.
Dengan spesifikasi tersebut, Cloud Up 2 memiliki perlindungan yang cukup meyakinkan untuk kegiatan hiking dan camping tiga musim.
Namun, waterproof rating bukan berarti tenda tidak akan pernah mengalami masalah ketika menghadapi cuaca ekstrem. Pemasangan flysheet, posisi tenda, kondisi tanah, arah angin, serta kondisi jahitan dan material setelah pemakaian juga sangat berpengaruh.
Karena itu, tetap penting memasang tenda dengan benar dan menggunakan guyline ketika kondisi angin mulai meningkat.
Kapasitas 2 Orang, Tetapi Lebih Nyaman untuk 1 Orang
Di atas kertas, Cloud Up 2 merupakan tenda dua orang.
Dengan lebar inner sekitar 125 cm, dua orang masih dapat menggunakannya untuk backpacking. Namun seperti kebanyakan tenda ultralight dua orang, ruang di dalamnya lebih mengutamakan efisiensi daripada kemewahan.
Jika digunakan berdua, pengguna perlu berbagi ruang untuk tidur dan menyimpan perlengkapan.
Bagi solo hiker, situasinya berbeda.
Cloud Up 2 justru bisa terasa cukup nyaman karena seluruh ruang tidur dapat digunakan oleh satu orang. Perlengkapan seperti carrier, sepatu, pakaian, dan perlengkapan kecil juga lebih mudah diatur.
Karena itu, untuk pendaki solo yang tidak keberatan membawa tenda sedikit lebih besar daripada tenda satu orang, Cloud Up 2 bisa menjadi pilihan menarik.
Ventilasi dan Inner Mesh
Ventilasi merupakan bagian penting pada tenda karena kondisi lembap dapat menyebabkan kondensasi di bagian dalam.
Cloud Up 2 menggunakan bagian inner dengan breathable mesh yang membantu sirkulasi udara. Versi yang dijelaskan Naturehike Japan juga menggunakan konsep half-mesh yang ditujukan untuk penggunaan tiga musim.
Meskipun begitu, kondensasi tetap mungkin terjadi, terutama ketika tenda digunakan pada malam yang dingin, lembap, atau di area dengan perbedaan suhu yang cukup besar.
Cara memasang flysheet dan menjaga ventilasi tetap terbuka menjadi bagian penting dari penggunaan tenda.
Jadi, jangan menganggap sistem mesh sebagai jaminan bahwa bagian dalam tenda akan selalu bebas embun.
Kemudahan Pemasangan
Cloud Up 2 termasuk tenda yang relatif mudah dipelajari.
Naturehike menyebut proses pemasangan dapat dilakukan dengan cepat, dan video resmi Naturehike menunjukkan bahwa pengguna pertama kali dapat memasang Cloud Up dalam waktu sekitar lima menit setelah memahami sistemnya.
Untuk pendaki pemula, hal ini menjadi nilai tambah.
Setelah beberapa kali latihan di rumah atau halaman, proses pemasangan di lokasi camping akan menjadi lebih cepat. Hal tersebut penting terutama ketika sampai di campsite menjelang malam atau ketika hujan mulai turun.
Saran saya, jangan pertama kali belajar mendirikan tenda ketika sudah berada di gunung. Cobalah memasangnya di rumah terlebih dahulu sehingga Anda mengetahui fungsi setiap frame, tali, pasak, inner, dan flysheet.
Kelebihan Naturehike Cloud Up 2
Salah satu kelebihan paling jelas adalah bobotnya.
Dengan berat sekitar 1,5 kg untuk trail weight pada varian 20D tertentu, tenda ini cukup menarik bagi backpacker yang ingin mengurangi beban carrier.
Kelebihan berikutnya adalah ukuran packing yang ringkas. Ukuran sekitar 40 x 13 cm membuat tenda tidak membutuhkan terlalu banyak ruang di dalam carrier.
Material 20D silicone nylon juga menjadi nilai tambah karena memberikan kombinasi antara bobot ringan dan perlindungan terhadap air.
Selain itu, konstruksi yang relatif sederhana membuat Cloud Up 2 tidak terlalu sulit dipasang setelah pengguna memahami sistemnya.
Harga juga menjadi salah satu alasan tenda ini menarik. Dibandingkan banyak tenda ultralight premium, Cloud Up 2 menawarkan konsep ultralight dengan harga yang relatif lebih mudah dijangkau oleh pendaki pemula.
Kekurangan Naturehike Cloud Up 2
Tidak ada tenda yang sempurna, termasuk Cloud Up 2.
Kekurangan pertama adalah ruang interior yang terbatas jika digunakan oleh dua orang. Dengan lebar sekitar 125 cm, dua pengguna harus cukup pintar mengatur posisi perlengkapan.
Kekurangan berikutnya adalah material ultralight membutuhkan perhatian lebih ketika digunakan.
Material ringan memang menjadi keuntungan saat membawa carrier, tetapi pengguna tidak boleh memperlakukannya seperti tenda berbahan berat yang lebih tahan terhadap gesekan kasar.
Selain itu, desain Cloud Up 2 lebih ditujukan untuk backpacking dan hiking daripada camping santai yang mengutamakan ruang luas.
Jika Anda mencari tenda untuk menghabiskan waktu lama di campsite, memasak di area vestibule, atau membawa banyak perlengkapan, tenda yang lebih besar mungkin akan terasa lebih nyaman.
Apakah Cloud Up 2 Cocok untuk Pendaki Indonesia?
Menurut saya, Cloud Up 2 sangat menarik untuk pendaki Indonesia yang mengutamakan bobot ringan.
Tenda ini dapat digunakan untuk berbagai kegiatan seperti hiking, camping, backpacking, dan perjalanan outdoor lainnya. Perlindungan waterproof PU 4.000 mm pada varian 20D juga membuatnya cukup menarik untuk menghadapi kondisi hujan selama digunakan dan dipasang dengan benar.
Namun, pemilihan tenda tetap harus disesuaikan dengan karakter perjalanan.
Untuk pendakian solo, Cloud Up 2 bisa memberikan ruang yang lebih nyaman. Untuk dua orang, tenda ini masih dapat digunakan, tetapi jangan berharap ruang yang sangat luas.
Jika prioritas Anda adalah carrier seringan mungkin, terdapat juga Cloud Up 2 10D yang memiliki bobot lebih rendah. Namun Naturehike mencatat varian tersebut mempunyai waterproof rating yang lebih rendah dan material yang lebih tipis dibandingkan versi 20D.
Perbandingan Singkat dengan Tenda Budget Lain
Cloud Up 2 menarik karena berada di tengah-tengah antara tenda camping biasa dan tenda ultralight premium.
Tenda camping murah biasanya lebih berat tetapi memiliki ruang yang lebih luas. Sebaliknya, tenda ultralight premium bisa menawarkan bobot yang jauh lebih rendah, tetapi harganya juga bisa meningkat secara signifikan.
Cloud Up 2 mencoba mengambil posisi tengah.
Anda mendapatkan desain yang relatif ringan, material yang dirancang untuk backpacking, waterproof protection yang cukup tinggi pada versi 20D, serta ukuran packing yang ringkas.
Inilah yang membuatnya populer di kalangan backpacker yang ingin melakukan upgrade dari tenda konvensional tanpa harus langsung masuk ke kelas harga premium.
Apakah Naturehike Cloud Up 2 Layak Dibeli?
Jika Anda sedang mencari tenda dua orang yang ringan, ringkas, mudah dipasang, dan masih berada dalam kategori harga yang relatif terjangkau, Naturehike Cloud Up 2 layak dipertimbangkan.
Tenda ini bukan pilihan untuk orang yang mencari ruang super luas. Cloud Up 2 juga bukan tenda yang bisa diperlakukan sembarangan hanya karena memiliki label waterproof dan ultralight.
Namun, jika digunakan sesuai peruntukannya dan dirawat dengan baik, kombinasi bobot, ukuran packing, material, serta perlindungan terhadap hujan membuat Cloud Up 2 menjadi salah satu pilihan menarik di kelasnya.
Untuk pendaki pemula yang ingin mulai menggunakan perlengkapan lebih ringan, Cloud Up 2 juga bisa menjadi langkah awal yang masuk akal.
Kesimpulan
Naturehike Cloud Up 2 merupakan tenda yang menawarkan kombinasi menarik antara bobot ringan, ukuran ringkas, konstruksi sederhana, dan perlindungan terhadap hujan.
Varian 20D menggunakan silicone-coated nylon dan memiliki waterproof rating hingga PU 4.000 mm pada flysheet dan lantai menurut spesifikasi Naturehike. Bobot trail sekitar 1,5 kg dan ukuran packing sekitar 40 x 13 cm membuatnya cukup praktis untuk dibawa dalam perjalanan backpacking.
Kekurangannya terutama terletak pada ruang yang tidak terlalu luas untuk dua orang dan kebutuhan untuk lebih berhati-hati ketika menangani material ultralight.
Namun untuk pendaki yang mengutamakan efisiensi berat carrier, Cloud Up 2 merupakan pilihan yang sulit diabaikan.
Rating pribadi: 8,5/10
Nilai tersebut diberikan berdasarkan kombinasi desain, bobot, fitur waterproof, kemudahan pemasangan, ukuran packing, dan harga yang ditawarkan di kelasnya.
Ingin membeli Naturehike Cloud Up 2?
Anda bisa mengecek produk dan melakukan pemesanan melalui Shopee pada link berikut:
Pesan Naturehike Cloud Up 2 di Shopee
Harga dan varian produk dapat berubah sewaktu-waktu, jadi sebaiknya periksa kembali pilihan ukuran, material 20D atau 210T, warna, kelengkapan paket, serta harga terbaru sebelum melakukan checkout.
Catatan: Naturehike Cloud Up 2 tersedia dalam beberapa varian sehingga spesifikasi seperti berat, material, ukuran, dan waterproof rating dapat berbeda. Pastikan membaca detail varian pada halaman produk sebelum membeli.

